Semen Instan VS Semen Konvensional: Mana yang Lebih Baik?

on

Mengikuti pamor semen instan yang sedang terus naik, para pebisnis properti hingga masyarakat yang ingin membangun rumah idamannya pun mulai menimbang-nimbang, apakah lebih baik menggunakan semen jenis instan atau semen jenis konvensional. Menurut orang-orang, semen siap saji atau instan ini cenderung lebih menguntungkan. Benarkah demikian? Untuk membuktikannya, kita akan membahas mengenai semen siap saji dan semen konvensional dan membandingkan keduanya.

Tipe Semen Instan

Semen jenis ini memiliki lima keunggulan dibandingkan dengan semen konvensional, mulai dari segi terapan atau penggunaan hingga biaya.

  1. Semen jenis instan tentunya terbukti lebih hemat dalam biaya pembelanjaan bahan baku. Sebab sudah berbentuk siap saji dan tinggal pakai. Tidak perlu lagi bagi pemborong atau pembuat rumah menyediakan pasir dan kapur untuk membuat adonan semen.
  2. Selain lebih hemat dalam biaya pembelanjaan, semen instan pun lebih menghemat waktu pengerjaan. Sebab, Anda dapat langsung menggunakan semen setelah dicampur dengan air, tanpa harus menghabiskan waktu terlalu banyak untuk mengaduk-aduk bahan di dalamnya.
  3. Semen dengan jenis intan memiliki campuran homogen yang sangat bagus karena terbuat hanya dari bahan-bahan berkualitas tinggi. Sehingga, semen inipun tahan terhadap retakan-retakan yang muncul di dinding bangunan baik selama pengerjaan, ataupun saat rumah siap ditempati.
  4. Semen jenis ini juga dipercaya memiliki daya rekat yang jauh lebih tinggi, karena memiliki bahan-bahan rahasia di dalamnya dengan kualitas tinggi. Dengan demikian, bangunan yang dibuat dengan semen inipun lebih kuat hasilnya dan juga lebih kokoh.
  5. Terakhir, adalah dikarenakan semen ini terbuat dari bahan-bahan dalam perhitungan homogen, maka teksturnya pun menjadi jauh lebih rapi dan halus. Bahkan dipercaya bisa digunakan sebagai perekat acian tembok atau perekat keramik tanpa dilapisi penghalus lagi, sehingga lebih hemat.
Artikel Lainnya  Java House

Selain kelebihan-kelebihan semen siap-saji, kita juga akan membahas kekurangan semen konvensional bila dibandingkan dengan semen siap-saji. Sebab, penting bagi Anda untuk benar-benar memahami alasan memilih semen siap-saji ketimbang semen konvensional.

Tipe Semen Konvensional Dibandingkan Semen Siap-Saji

  1. Tidak seperti semen siap saji, semen konvensional memerlukan bahan baku dalam campurannya, seperti pasir dan kapur. Hal ini membuat anggaran belanja pun menjadi bertambah untuk bahan-bahan tersebut. Justru kadang bahan tersebut tidak habis dipakai yang membuatnya jadi sia-sia.
  2. Semen konvensional pun menghabiskan lebih banyak waktu pengerjaan karena para pekerja harus menambahkan pasir dan kapur ke dalam semen dan air, mengaduknya sampai kekentalannya dirasa cukup dan kadang hal ini menghabiskan cukup banyak waktu.
  3. Semen konvensional cenderung tidak tahan terhadap retak rambut, apalagi jika campurannya kurang sempurna baik secara kekentalan hingga kombinasi bahan-bahannya. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena bisa saja baru beberapa bulan Anda meninggali rumah baru, tapi sudah muncul retakan-retakan berikutnya.
  4. Tidak seperti semen pada jenis sebelumnya, semen konvensional tidak memiliki daya rekat yang terlalu tinggi, sehingga penggunaannya pun harus tebal dan pada akhirnya, boros bahan. Hal ini dikarenakan campuran semen konvensional sifatnya tidak homogen.
  5. Selain itu, tekstur semen konvensional pun tidak terlalu rapi dan rama, dikarenakan tidak homogen dan hanya mengandalkan perkiraan oleh para pembuat bangunan. Bila Anda berniat menggunakan semen jenis ini untuk mengaci tembok, siap-siap untuk menambah biaya untuk membeli penghalusnya agar lebih rapi.
Artikel Lainnya  Jimbaran Ada di Bali

Nah itu dia kelebihan-kelebihan semen instan bila dibandingkan dengan semen konvensional. Tentu hal ini membuat Anda bisa memahami mengapa orang-orang memilih semen mortar ketimbang konvensional, ya?

Similar Posts: