Cantiknya Chiang Mai

on

Chiang Mai (dalam bahasa Thai) juga seringkali disebut Chiengmai, adalah kota terbesar ke-2 di Thailand dan terbesar di utara Thailand. Terletak di antara pegunungan yang membentuk daerah utara Thailand, Chiang Mai berjarak sekitar 700 kilometer sebelah barat laut Bangkok. Chiang Mai juga merupakan ibu kota dari provinsi Chiang Mai.

Chiang Mai didirikan oleh Raja Mengrai pada tahun 1296, menggantikan Chiang Rai sebagai ibu kota Kerajaan Lannathai. Raja Mengrai melengkapi ibu kota baru ini dengan tembok kota serta parit yang berbentuk bujur sangkar mengelilingi kota untuk melindunginya dari serangan luar, terutama Kerajaan Burma. Penduduk Chiang Mai berbahasa Kham Muang atau disebut Lanna. .(sumber : Wikipedia)

Artikel Lainnya  Konsep Vintage Untuk Toko Baju

Chiang Mai merupakan salah satu kota tujuan wisata paling menarik di utara Thailand. Chiang Mai memiliki pemandangan alam yang indah, arsitektur yang khas, dan kerajinan yang terbaik di Thailand. Belum lagi kekayaan kulinernya, pusat belanja murah, serta indahnya panorama Chiang Mai yang dikelilingi pegunungan.

Cantiknya Chiang Mai tampaknya juga sampai ke Indonesia, yang oleh para arsitek Kampung Daun  diolah menjadi sebuah bentuk bangunan rumah kayu modern 2 lantai yang cantik, praktis dan awet.

Untuk rumah kayu sendiri, desainnya dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu jenis klasik dan modern. Jenis klasik biasanya terdiri dari 1 lantai dengan desain sederhana. Jenis modern lebih diilhami oleh desain rumah beton hanya materialnya diganti dengan kayu. Biasanya terdiri dari 2 lantai atau lebih.

Artikel Lainnya  Keuntungan Tinggal di Apartemen

Sedangkan konsep rumah kayu dibedakan berdasarkan panel dindingnya. Ada yang memakai panel tunggal (single panel) dan ada yang ganda ( double panel).

Chiang Mai, yang didesain dan diproduksi oleh Rumah Tropika ini di bangun tahun 2003. Sehingga bisa dilihat bahwa umurnya sekarang sudah 8 tahun. Awet ya?

Material yang digunakan adalah kayu bengkirai. Bangunan ini berukuran 4 x 7 m cukup untuk keluarga kecil atau kantor. Untul lantai 1 menggunakan lantai keramik dan lantai 2 menggunakan lantai kayu. Di lantai 2 disediakan balkon untuk bersantai. Bangunan ini menggunakan system knock down. Sehingga dapat dipindah dengan mudah. Untuk atap Chiangmai menggunakan atap sirap, yang berbahan kayu besi (kayu ulin). Kayu ini sangat kuat dan awet sampai puluhan tahun. Untuk finishing rumah kayu sebaiknya menggunakan bahan yang mampu melindungi kayu dari kerusakan dari kerusakan akibat cuaca, disamping memperindah kayu tersebut. Oleh karena itu Chiang Mai di finishing menggunakan “water base”

Artikel Lainnya  Hotel Mutiara Sukabumi

Similar Posts: